Renjanaku aksa
Sinarnya tak lagi menerangi kegelapan
Dia bilang ini akan sementara
Tapi tak kunjung ada kepastian darinya
Tempatku berpijak kini hampa
Tempatku bersandar kini luka
Tempatku beradu kini lara
Tempatku berpulang kini lupa
Renjanaku aksa
Sinarnya tak lagi meneduhkan kenistaan
Dia bilang ini hanya akan secepat kedipan mata
Tapi tak kunjung ada kepastian darinya
Lagi lagi aku dibuat takjub dengan pilihan kata-katanya
ReplyDeleteikut lomba puisi yuk bisa yukk
ReplyDeletengeriiii polll pokok e
ReplyDeleteMinta kepastian dong kakaaakk
ReplyDeleteyg penting kangenku ke kamu ga aksa
ReplyDeletebagus puol
ReplyDeletejempol 4
ReplyDeletedibaaa
ReplyDeletekereenn
ReplyDeletekangen diba
ReplyDelete